Jumat, 04 Oktober 2013

Lembayung Senja



Dipenghujung senja terakhir
Lembayung pergi tak kembali
Malam pekat tak berwarna
Merintih pilu dalam perih

Lembayung Senja  . . .
Maafkanku yang tlah menggores luka
Menorehkan sakit dalam suci cintamu
Mengusik kedamaian hidupmu

Lembayung senja. . .
Maafkanku yang menyuruhmu pergi
Terlunta dalam pedih pengembaraan cinta
Tersakiti lewat sayatan patah hati

Lembayung senja . . .
Putih kasihmu terbalas air tuba
Damai hidupmu terusik pihak ketiga
Malam gelap menjemput realita

Kututup hariku bersama lembayung senja
Mengakhiri pertemuan lewat salam perpisahan
Lembayung senja tersisa dalam album kenangan
Terekam dalam alunan melodi tak bernada


Fitri Kinasih Husnul Khotimah,03 Oktober 2013

Batik Berawal dari Titik


 
Batik . . .
Seni menulis mulai dari titik
Berpadu dengan ragam teknik
Hasilkan produk terbaik

Batik. . .
Identitas bangsa Indonesia
Warisan leluhur nusantara
Ciptakan karakter lewat budaya
Batik. . .
Utamakan nilai ketauhidan
Titik ibarat berawal dari satu tuhan
Wajib bersatu walau berbeda keyakinan
Toleransi kunci wujudkan perdamaian

Bhineka Tunggal Ika
Semboyan agung keberagaman
Alat pemersatu ditengah perbedaan
Ciptakan warna dalam pelangi kehidupan

Batik berawal dari titik
Inovasi dari jiwa kreatif
Warisan budaya wajib lestari
Jangan biarkan orang mencuri

Selamat hari batik, 02 Oktober 2013

Jumat, 16 Agustus 2013

Macam-macam Diagram


A.    Macam-macam diagram

1.      Histogram adalah penyajian data dalam distribusi frekuensi dengan menggunakan gambar yang berbentuk diagram batang tegak antara dua batang yang berdampingan saling berhimpit. Sumbu datar yang menyatakan kelas interval dan sumbu tegak menyatakan frekuensi. Batas-batas batang adalah tepi bawah dan tepi atas kelas.
Jika tiap tengah-tengah sisi atas batang yang berdampingan dihubungkan dengan garis lurus, maka diperoleh diagram garis yang disebut polygon frekuensi.


2.      Diagram garis adalah Diagram berupa garis, diperoleh dari beberapa ruas garis yang menghubungkan titik-titik pada bidang bilangan. Pada Diagram garis digunakan dua garis yang saling berpotongan. Pada garis horizontal (sumbu-X) ditempatkan bilangan-bilangan yang sifatnya tetap, seperti tahun dan ukuran-ukuran. Pada garis tegak (sumbu-Y) ditempatkan bilangan-bilangan yang sifatnya berubah-ubah, seperti harga, biaya jumlah, dan jumlah.

3.      Diagram batang atau balok adalah Diagram data berbentuk persegi panjang yang lebarnya sama dan dilengkapi dengan skala atau ukuran sesuai dengan data yang bersangkutan. Setiap batang tidak boleh saling menempel atau melekat antara satu dengan lainnya dan jarak antara setiap batang yang berdekatan harus sama.

4.      Diagram lingkaran adalah Diagram data berupa lingkaran yang telah dibagi menjadi juring-juring sesuai dengan data tersebut. Bagian-bagian dari keseluruhan data tersebut dinyatakan dalam persen.
Hubungan dua variable dapat digambarkan dalam diagram Tebar. Pada diagram ini variable independen digambarkan pada skala horisontal (skala X), sedang varible dependen digambarkan pada skala horsontal (skala Y). Selanjutnya pasangan 2 variable digambarkan pada diagram ini.


5.      Pictogram adalah Diagram data yang menggunakan gambar atau lambang dari data itu sendiri dengan skala tertentu.

6.      Mapgram adalah diagram yang menggunakan map atau peta dari suatu daerah. Permasalahan yang akan digambarkan ditunjukkan langsung dipeta tersebut

7.      Box Plot atau lebih lengkapnya Box-and-Whisker Plot merupakan gambaran secara grafis dari 5 gambaran statistik, yakni: nilai terkecil, kuartile pertama (Q1), median, kuartel ketiga (Q3), dan nilai terbesar. Jadi, Diagram box plot bisa menggambarkan secara (hampir) menyeluruh dari satu set data. Karena informasi yang terkandung dalam gambarnya cukup lengkap, box plot banyak digunakan terutama untuk membandingkan dua data set atau lebih.
Stem and leaf pot merupakan alat untuk menyajikan data kuantitatif dalam format grafis, mirip dengan histogram, yaitu untuk membantu dalam memvisualisasikan bentuk distribusi data yang sering digunakan dalam analisis eksploras, Stem-and-leaf plot menggambarkan/menyajikan data dengan cara memisahkan setiap nilai menjadi dua bagian: bagian batang (stem) yaitu digit angka paling kiri dan diikuti dengan angka berikutnya, yaitu daun (leaf), digit angka paling kanan.
Stem dan leaf plot selengkapnya:
-------------------------------------------------------
Stem (puluhan) | leaf (satuan)
-------------------------------------------------------
2 | 366 (nilai = 23 26 26)
3 | 0268 (nilai = 30 32 36 38)
4 | 344589 (nilai = 43 44 44 45 48 49)
5 | 378 (nilai = 53 57 58)
6 | 56 (nilai = 65 66)
7 | (tidak ada nilai)
8 | (tidak ada nilai)
9 | 9 (nilai = 99)
8.      Diagram Pareto Mempunyai prinsip yang mirip dengan histogram; bedanya, pada diagram pareto, grup diurutkan dari jumlah observasi/frekuensi tertinggi ke yang paling rendah. Sumbu Y bisa juga dalam biaya, pendapatan maupun parameter lain.

Selasa, 09 Juli 2013

everything about me and my life: All about "Habanero"

everything about me and my life: All about "Habanero": Kalami Cabe Mizani adalah keluarga besar alumni Al-Mizan angkatan 11 . Cabe adalah simbol yang digunakan pada saat Masa Orientasi Santri. P...

All about "Habanero"

Kalami Cabe Mizani adalah keluarga besar alumni Al-Mizan angkatan 11 . Cabe adalah simbol yang digunakan pada saat Masa Orientasi Santri. Pada saat itu, dua buah cabe merah dipasangkan diatas kepala kiri dan kanan layaknya tanduk pada binatang. Selain itu, Cabe juga sangat cocok untuk dijadikan maskot angkatan kami yang menggambarkan kepedasan luar dan dalam layaknya kepribadian dari anggota cabe mizani yang terkenal pedas ucapan dan tingkahlakunya. "Si pedas Tukang Protes" mungkin itulah julukan yang pantas dengan perbuatan-perbuatan yang kami lakukan selama di Al-Mizan. Disamping terkenal dengan kepedasannya angkatan sebelas juga membahana dengan julukan angkata EMAS karena angkatan kami memasuki angkatan sepuluh tahun ke dua dimana Al-Mizan mulai bahu membahu membangun fasilitas-fasilitas yang menunjang kegiatan sehari-hari serta nama Al-Mizan mulai terkenal ke dunia luas dan mulai meraih masa kejayaannya. 

Perjalanan panjang yang rata-rata ditempuh selama tiga tahun mampu mengukir ribuan warna untuk menghiasi pelangi bertajuk "Mencari Jati diri Meraih Ridho Ilahi". Hari-hari penuh keramaian ditengah perdebatan-perdebatan yang selalu saja terjadi disertai kebiasaan-kebiasaan para santri seperti membawa kitab-kitab setiapkali mengaji, Rasa kantuk yang membelenggu menjadikan tidur sebagai kebiasaan para santri, suasana asrama putri yang tak pernah sunyi, konflik santri dan pengurus seangkatan yang tiada henti, ribuan jalan serta tantangan demi tantangan yang harus dilalui, kenikmatan makan bareng pakai daun pisang dan baki, rebutan nasi Bi Emoh untuk sarapan pagi, segalanya serba ngantri, banyak permasalahan yang terjadi cuma gara-gara mau mandi, bercengkrama lewat menulis diary, Ghosob sandal pas mau pergi dan masih banyak lagi . . . .

Pokoknya pas resmi jadi alumni kangen deh masa-masa itu apalagi banyak diantara kami yang terjangkit virus cinta lokasi "Love in Pesantren". Tulisan benar-benar dijadikan alat komunikasi yang utama. Menuliskan segala sesuatu tentang cinta berdua lewat rangkaian kata yang dituangkan dalam diary milik berdua. Membiarkan bait-bait sajak yang berbicara. Untaian kata pengobat rasa rindu menjadikan santri hobi menulis dengan sendirinya serta mencetak penulis muda alakadarnya. Pesantren Sastra seharusnya menjadi julukan Al-Mizan lewat kebiasaan santri menulis diary dan tugas menulis yang diberikan dewan Kyai setelah liburan, acara besar, idul Fitri dan momen - momen lainnya. 

Kini, semua itu telah terbungkus rapi dalam sebuah album bertuliskan "KENANGAN"
Kenangan indah yang takkan pernah terlupakan yang akan dijadikan bekal bercerita pada anak-cucu kita nantinya.

Habanero is Awesome, Creative and Comfortable :) :) :)